-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Dituduh Tidak Membayar Gorengan, Lubis Dianiaya Penjaga Meja Tembak Ikan

Rabu, 26 Maret 2025 | Maret 26, 2025 WIB Last Updated 2025-03-26T02:17:55Z
Lubis Korban Penganiayaan Penjaga Meja Tembak Ikan. (Foto: Redaksi)

Sinar Medan.id | Medan

Malang nian nasib lelaki mengaku bermarga Lubis penduduk Jalan Serbajadi Kecamatan Sunggal ini. Pasalnya, karena dituduh tidak membayar gorengan pisang, dirinya mendapat siksaan oleh 3 lelaki, Selasa (25/3/2025) siang.

Menurut penjelasan paroh baya asal Kecamatan Sayur Matinggi, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) ini, awalnya dirinya memakan gorengan di salah satu warung milik warga di Jalan Serbajadi, Kecamatan Sunggal Deli Serdang.

Setelah puas memakan beberapa gorengan, dirinya kemudian membayarnya dan langsung beranjak pergi.

Namun baru beberapa langkah dari warung, seorang lelaki disebut-sebut bernama Elia yang tak lain adalah suami pemilik warung langsung berteriak, "Woi, Kau Bayar Gorengan Yang Kau Makan," ucap korban menirukan pelaku.

Mendengar hal itu, korban terkejut dan lantas mengatakan bahwa dirinya sudah membayar gorengan yang dimakannya.

"Udah kubayar gorengan yang kumakan bang, tanya aja sama kakak itu," tegas korban.

Ucapan korban juga diakui pemilik warung bahwa dirinya sudah membayar makanannya. "Dia sudah bayar kok bang," tutur pemilik warung.

Namun keterangan korban dan pemilik warung tidak digubris pelaku yang dengan tiba-tiba langsung menganiayanya. 

Secara bersamaan, kedua lelaki lainnya yang diduga kerabat pelaku juga ikut melakukan pengeroyokan hingga korban mengalami luka di bagian wajah, kepala serta luka robek bagian pelipis kiri.

Setelah kasus penganiayaan itu, korban ditemani sepupu istrinya bermarga Sembiring kemudian mendatangi Mapolsek Sunggal guna membuat Laporan Pengaduan (LP) guna pengusutan.

Kepada Redaksi, korban juga menegaskan bahwa pelaku sehari-hari bekerja sebagai penjaga mesin judi tembak ikan di kawasan tersebut.

"Kalau siang tutup bang, malam mereka selalu buka," pungkasnya.

(SM - Redaksi)
×
Berita Terbaru Update